Rockwool merupakan salah satu material insulasi termal dan akustik yang banyak digunakan dalam konstruksi bangunan, khususnya untuk dinding dan plafon. Material ini terbuat dari serat mineral yang memiliki sifat tahan panas, tahan api, serta mampu meredam suara dengan sangat baik. Karena keunggulannya, rockwool menjadi pilihan populer untuk meningkatkan kenyamanan hunian, baik dari sisi suhu ruangan maupun kebisingan. Agar manfaatnya maksimal, pemasangan rockwool harus dilakukan dengan benar. Berikut adalah langkah-langkah pemasangan rockwool untuk dinding dan plafon rumah.

1. Persiapan Alat dan Bahan

Sebelum memulai proses pemasangan, siapkan alat dan bahan yang diperlukan. Beberapa peralatan yang umum digunakan antara lain:

  • Cutter atau pisau tajam
  • Alat pelindung diri (masker, sarung tangan, dan kacamata)
  • Stapler tembok atau kawat pengikat
  • Rangka besi atau kayu (untuk plafon dan dinding)
  • Lembaran rockwool sesuai kebutuhan
  • Plastik atau lapisan foil aluminium (jika dibutuhkan sebagai pelapis tambahan)

Penggunaan alat pelindung sangat penting karena partikel halus dari rockwool bisa menyebabkan iritasi kulit dan saluran pernapasan.

2. Menentukan Area Pemasangan

Langkah berikutnya adalah menentukan area dinding dan plafon yang akan dipasangi rockwool. Untuk dinding, biasanya rockwool dipasang di antara rangka dinding gipsum atau multipleks. Sementara untuk plafon, rockwool dapat dipasang di atas rangka plafon sebelum ditutup dengan plafon gipsum atau PVC.

Pastikan ukuran lembaran rockwool sesuai dengan jarak antar rangka. Jika tidak pas, rockwool bisa dipotong menggunakan cutter agar sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Baca juga: Material Utama yang Digunakan dalam Konstruksi Rumah Instan

3. Pemasangan Rockwool pada Dinding

Untuk pemasangan rockwool pada dinding, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Masukkan lembaran rockwool ke dalam celah antara rangka dinding.
  • Pastikan rockwool terpasang rapat dan tidak ada celah yang kosong agar insulasi berjalan optimal.
  • Jika diperlukan, gunakan stapler atau kawat untuk menahan posisi rockwool agar tidak bergeser.
  • Setelah semua bagian terisi rockwool, tutup bagian depan rangka menggunakan papan gipsum atau bahan penutup dinding lainnya.

4. Pemasangan Rockwool pada Plafon

Pemasangan rockwool pada plafon hampir serupa dengan dinding, namun perlu perhatian ekstra karena letaknya berada di atas kepala:

  • Letakkan rockwool di atas rangka plafon secara merata.
  • Jika menggunakan sistem gantung, pastikan rockwool tidak menekan struktur plafon secara berlebihan.
  • Untuk mencegah debu rockwool jatuh ke bawah, beberapa orang memilih menambahkan pelapis foil atau plastik sebagai penahan.

5. Finishing dan Pemeriksaan

Setelah rockwool terpasang, lakukan pemeriksaan menyeluruh. Pastikan semua bagian telah terisi dengan baik dan tidak ada area yang terbuka. Jika ditemukan celah, segera tambal dengan potongan rockwool agar performa insulasi tidak terganggu.

Selain itu, pastikan material penutup seperti papan gipsum terpasang dengan rapi agar hasil akhir terlihat estetik dan aman.

Pemasangan rockwool untuk dinding dan plafon rumah dapat memberikan manfaat besar dalam hal kenyamanan termal dan akustik. Namun, pemasangan yang tidak tepat dapat mengurangi efektivitasnya. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti langkah-langkah yang benar mulai dari persiapan alat, pemasangan, hingga pemeriksaan akhir. Dengan pemasangan yang baik, rockwool bisa menjadi solusi insulasi yang efisien dan tahan lama bagi rumah Anda.

Memiliki rencana untuk menggunakan bahan prefabrikasi untuk bangunan? Rencanakan pembangunan Anda bersama Sanwaprefab. Hubungi kami sekarang.