Rockwool merupakan material insulasi yang banyak digunakan dalam dunia konstruksi karena kemampuannya dalam meredam panas dan suara. Terbuat dari batuan vulkanik yang dilelehkan dan dipintal menjadi serat halus, rockwool telah menjadi pilihan populer untuk berbagai keperluan, mulai dari insulasi bangunan hingga media tanam hidroponik. Namun, meskipun memiliki banyak manfaat, masih banyak orang yang mempertanyakan: apakah rockwool aman untuk kesehatan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penting untuk memahami karakteristik rockwool, potensi risiko yang mungkin ditimbulkan, serta bagaimana cara menggunakan dan menangani material ini secara aman.

Kandungan dan Sifat Rockwool

Rockwool termasuk dalam kelompok material serat mineral buatan (man-made mineral fibers/MMMF). Material ini memiliki struktur seperti wol dengan serat yang sangat halus. Karena dibuat dari batuan alami seperti basalt dan dolomit, rockwool memiliki ketahanan tinggi terhadap panas dan api. Selain itu, struktur seratnya mampu menyerap suara, menjadikannya pilihan ideal untuk insulasi termal dan akustik.

Meski demikian, partikel serat halus dari rockwool dapat terlepas ke udara saat dipotong atau dipasang. Inilah yang menjadi sumber kekhawatiran bagi sebagian orang terkait dampaknya terhadap sistem pernapasan dan kulit.

Potensi Risiko terhadap Kesehatan

Paparan langsung terhadap serat halus rockwool bisa menyebabkan beberapa gejala ringan, terutama jika tidak menggunakan alat pelindung diri. Risiko yang paling umum antara lain:

  • Iritasi kulit: Kontak langsung dengan serat rockwool dapat menyebabkan rasa gatal atau ruam pada kulit.
  • Iritasi mata: Debu halus yang terlepas dapat mengganggu mata dan menyebabkan kemerahan.
  • Masalah pernapasan: Jika terhirup dalam jumlah banyak, partikel halus rockwool bisa menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, meski umumnya tidak bersifat kronis.

Namun, penting untuk dicatat bahwa menurut banyak penelitian dan lembaga kesehatan, rockwool tidak bersifat karsinogenik (tidak menyebabkan kanker) jika digunakan dan ditangani dengan benar. Organisasi seperti International Agency for Research on Cancer (IARC) telah mengklasifikasikan rockwool sebagai material yang “tidak dapat diklasifikasikan sebagai karsinogen pada manusia,” artinya tidak ada cukup bukti bahwa material ini menyebabkan kanker.

Baca juga: Estimasi Biaya Membangun Rumah Instan Beserta Rinciannya

Cara Aman Menggunakan Rockwool

Meskipun rockwool tergolong aman, tetap disarankan untuk mengikuti prosedur penanganan yang tepat agar meminimalkan risiko terhadap kesehatan. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Gunakan alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan, dan kacamata saat memasang atau memotong rockwool.
  2. Bekerja di area berventilasi baik untuk mengurangi konsentrasi partikel di udara.
  3. Cuci tangan dan tubuh setelah bekerja dengan rockwool, terutama sebelum makan atau menyentuh wajah.
  4. Hindari menyapu atau mengibaskan debu, lebih baik gunakan penyedot debu dengan filter HEPA saat membersihkan area kerja.
  5. Simpan sisa material dalam wadah tertutup untuk mencegah serat beterbangan.

Penggunaan Rockwool dalam Hidroponik

Rockwool juga banyak digunakan dalam sistem pertanian hidroponik sebagai media tanam. Meskipun kontak dengan tanaman lebih dekat, penelitian menunjukkan bahwa penggunaan rockwool sebagai media tanam cukup aman, asalkan tidak dikonsumsi secara langsung dan tanaman dicuci bersih sebelum dikonsumsi.

Secara umum, rockwool adalah material insulasi yang aman untuk digunakan baik dalam konstruksi maupun pertanian, selama ditangani dengan benar. Risiko kesehatan yang mungkin timbul umumnya bersifat sementara dan ringan, seperti iritasi kulit atau saluran napas akibat partikel debu. Dengan menerapkan langkah-langkah perlindungan yang tepat, penggunaan rockwool bisa dilakukan tanpa membahayakan kesehatan. Maka dari itu, tidak perlu khawatir berlebihan selama Anda memahami cara penanganan yang benar terhadap material ini.

Memiliki rencana untuk menggunakan bahan prefabrikasi untuk bangunan? Rencanakan pembangunan Anda bersama Sanwaprefab. Hubungi kami sekarang.